BORNEONEWS, Palangka Raya – Program Pendidikan Tinggi Vokasi Diploma I Bidang Pertanian menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Program tersebut disiapkan dengan kuota 178 peserta untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dan Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya.
"Program Pendidikan Tinggi Vokasi Diploma I Bidang Pertanian diselenggarakan untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian melalui program cetak sawah seluas 26.437 hektare, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong pemberdayaan ekonomi melalui Brigade Pangan yang dikelola petani milenial," kata Linae Victoria Aden di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis, 6 Agustus 2026.
Linae menjelaskan pendaftaran Calon Taruna Tani Huma Betang Gelombang I telah dibuka dengan kuota 178 peserta. Program ini ditujukan bagi penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera serta masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya yang bermukim di kawasan sekitar hutan.
Proses pembelajaran berlangsung selama satu tahun di Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, dengan dukungan pendanaan dari Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi.
"Keberhasilan Program Pendidikan Tinggi Vokasi Bidang Pertanian bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, dukungan dalam sosialisasi, penjaringan calon Taruna Tani, dan penguatan sumber daya manusia pertanian di daerah menjadi kunci keberhasilan program ini," tegas Linae. (HERMAWAN DP/y)









