PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menyebut Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng menjadi momentum memperkuat koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna GOR Indoor Palangka Raya, diikuti unsur Forkopimda, bupati dan wali kota, camat, kepala desa, lurah, instansi vertikal, serta mahasiswa.

"Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan di Kalimantan Tengah," ujar Linae Victoria Aden, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurut Sekda, rakor juga bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan kelurahan dalam pencegahan Karhutla, pemberantasan narkoba, penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, tata kelola pertanahan, pemutakhiran data sosial ekonomi, hingga menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pembangunan desa di Kalimantan Tengah dilaksanakan berlandaskan filosofi Huma Betang dan budaya Belom Bahadat dengan mendorong penguatan ekonomi hijau, ekonomi biru, hilirisasi, literasi digital, pemberdayaan UMKM, serta penguatan BUMDes.

"Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang semakin akuntabel, responsif, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan." (HERMAWAN DP/R)