SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka bersama instansi terkait menghidupkan kembali Bumi Perkemahan Kota Besi agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kepramukaan.

Menurut Halikinnor, kawasan bumi perkemahan tersebut memiliki potensi besar, namun selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Saya minta Ketua Kwarcab dan jajaran coba mulai dibangkitkan dan dibersihkan bumi perkemahan yang ada di Kota Besi. Jadi jika ada kegiatan Pramuka skala kecil bisa kita lakukan di situ. Sayang itu tidak kita manfaatkan dengan maksimal," kata Halikinnor, Jumat, 7 Agustus 2026.

Kawasan ini cocok untuk kegiatan Pramuka berskala kecil seperti Persami (Perkemahan Sabtu-Minggu) maupun latihan rutin.

Karena itu, ia meminta Kwarcab menjalin kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk membersihkan kawasan yang luasnya diperkirakan mencapai sekitar 12 hektare tersebut.

"Kalau tidak salah luasnya sekitar 12 hektare. Paling tidak bekerja sama dengan PU untuk membersihkan kawasan itu sehingga kegiatan Persami bisa dilaksanakan di sana," ujarnya.

Halikinnor menegaskan kegiatan Pramuka berskala besar tetap akan dipusatkan di Bumi Perkemahan Ujung Pandaran yang dinilai memiliki kapasitas dan fasilitas lebih memadai. "Kalau untuk kegiatan besar, tetap kita laksanakan di Ujung Pandaran," tegasnya.

Ia berharap optimalisasi Bumi Perkemahan Kota Besi dapat meningkatkan aktivitas kepramukaan di Kotim sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda. (DEWI PATMALASARI/R)