SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur mengusulkan pembangunan embung untuk mendukung program swasembada pangan di wilayah selatan Kotim.

Menurutnya, keberadaan embung sangat penting sebagai tempat penampungan air saat musim hujan sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian ketika musim kemarau.

"Solusinya harus membuat embung. Kalau pemerintah ingin swasembada pangan di wilayah selatan dengan target tanam tiga kali dalam setahun, maka pemerintah harus menyiapkan embung agar air bisa bertahan di sana," kata Rudianur, Jumat, 7 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, kawasan pertanian di wilayah selatan memiliki potensi yang besar dengan luas mencapai sekitar 10.000 hektare. Namun, keterbatasan ketersediaan air masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian saat musim kemarau. 

"Yang dibutuhkan di sana adalah ketersediaan air untuk sekitar 10.000 hektare lahan pertanian. Karena itu embung menjadi kebutuhan yang sangat penting," ujarnya.

Rudianur berharap pembangunan embung dapat menjadi salah satu program prioritas pemerintah agar sektor pertanian di wilayah selatan semakin berkembang. (DEWI PATMALASARI/y)