PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi III DPRD Palangka Raya menemukan sejumlah kerusakan fasilitas saat melakukan kunjungan ke SDN 2 Petuk Ketimpun dan SDN 1 Pahandut Seberang.

Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, mengatakan temuan tersebut menjadi perhatian DPRD karena kondisi sarana dan prasarana sekolah berpengaruh langsung terhadap kenyamanan serta keamanan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran.

Menurutnya, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di sekolah sekaligus mendengarkan kebutuhan yang disampaikan pihak sekolah.

"Apa yang kami temukan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi bersama pemerintah daerah. Fasilitas yang mengalami kerusakan perlu mendapat perhatian agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman," ujar Sri Ani, Jumat 7 Agustus 2026.

Ia meminta Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan melakukan inventarisasi terhadap fasilitas yang rusak dan menentukan skala prioritas perbaikan, terutama terhadap sarana yang berkaitan langsung dengan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Sri Ani menilai perbaikan sarana pendidikan tidak seharusnya hanya dilakukan ketika kerusakan sudah parah. Pemeliharaan secara berkala diperlukan agar fasilitas sekolah tetap layak digunakan dan tidak menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.

Ia menambahkan, DPRD akan membawa hasil kunjungan tersebut dalam pembahasan bersama pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan program dan anggaran pendidikan.

"Kami ingin memastikan sekolah-sekolah di Palangka Raya mendapatkan fasilitas yang layak. Anak-anak harus belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung kualitas pendidikan," pungkasnya. (MARINI/Y)