BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Seruyan turut menyemarakkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026.
Momentum tersebut dimanfaatkan membuka pelayanan di stand Pameran dan Pasar Rakyat, sekaligus untuk mengajak masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib administrasi kependudukan dan mendukung transformasi pelayanan melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Seruyan, Domases Al Atak, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, dan gratis bagi seluruh masyarakat.
"Kami menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat agar seluruh warga bisa memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, silahkan datang ke stand Disdukcapil selama kegiatan berlangsung, " ujar atak, Jumat, 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga akta kematian merupakan dokumen penting yang harus dimiliki setiap warga sebagai dasar memperoleh berbagai layanan publik.
Selain itu, Disdukcapil Seruyan juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan.
Menurut Atak, penggunaan IKD akan memudahkan masyarakat dalam mengakses identitas kependudukan secara praktis, aman, dan efisien melalui perangkat telepon seluler.
"Melalui penerapan IKD, kami ingin menghadirkan pelayanan yang semakin modern, efektif, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses dokumen kependudukan kapan saja," tandasnya. (FAHRUL/j)









