PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS mengembangkan strategi pengurangan emisi yang terintegrasi melalui pendekatan Project Carbon Accounting. Strategi tersebut mencakup pengelolaan limbah, efisiensi energi, praktik pertanian, hingga perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi.

Chief Sustainability Officer, PT Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS Tbk, Henky Satrio Wibowo mengatakan strategi menuju emisi bersih atau net zero membutuhkan pendekatan menyeluruh karena sumber emisi dalam sektor perkebunan berasal dari berbagai aspek.

"Strategi net zero tidak bisa dilakukan melalui satu pendekatan saja. Kami melihat setiap sektor memiliki ruang mitigasi masing-masing, mulai dari limbah, energi, pertanian, hingga perlindungan kawasan konservasi," kata Henky kepada Borneonews pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Berdasarkan materi perusahaan, pada sektor limbah, SSMS menjalankan mitigasi melalui pemanfaatan biogas dari Palm Oil Mill Effluent atau POME. Sementara dari sisi energi dilakukan melalui penangkapan metana yang berasal dari POME.

Pada sektor pertanian, perusahaan mengupayakan pengurangan emisi gas rumah kaca melalui substitusi pupuk anorganik dengan pupuk organik. Langkah tersebut diarahkan untuk menekan jejak emisi yang berkaitan dengan aktivitas budidaya tanaman.

Sementara di sektor kehutanan, mitigasi dilakukan melalui perlindungan kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi atau High Conservation Value atau HCV. Perusahaan juga mencantumkan perlindungan habitat orangutan di Pulau Salat sebagai bagian dari strategi mitigasi kehutanan.

"Perlindungan kawasan konservasi memiliki dua manfaat. Di satu sisi menjaga keanekaragaman hayati, sementara di sisi lain menjadi bagian dari upaya perusahaan mengurangi emisi dari sektor berbasis lahan," ujar Henky lagi.

Strategi tersebut menunjukkan pendekatan SSMS yang menghubungkan pengelolaan operasional dengan perlindungan lingkungan. Dalam dokumen publik perusahaan, konservasi Pulau Salat juga disebut menjadi bagian dari kontribusi SSMS terhadap rehabilitasi orangutan, dengan kawasan tersebut digunakan sebagai lokasi rehabilitasi dan pra-pelepasliaran. (TESTI PRISCILLA/y)