PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mematangkan pelaksanaan Program Pendidikan Vokasi Diploma Satu (D-1) Bidang Pertanian melalui rapat koordinasi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dan berbagai pemangku kepentingan.

Rapat koordinasi yang dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalimantan Tengah itu menjadi forum konsolidasi guna menyamakan persepsi sekaligus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program vokasi pertanian di daerah.

Program tersebut dipimpin Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Lahan dan Irigasi Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), serta Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya.

"Program Pendidikan Vokasi D-1 Bidang Pertanian merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian serta tindak lanjut upaya strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan kualitas SDM," ujar Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Sekda menjelaskan program telah memasuki tahap pendaftaran Calon Taruna Tani Huma Betang Gelombang I dengan kuota 178 orang. Calon taruna diprioritaskan berasal dari keluarga penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera dan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap lahir sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan mampu mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/y)