BORNEONEWS, Palangka Raya – Program Pendidikan Vokasi Sektor Pertanian Berbasis Agroforestri jenjang Diploma Satu di Kalimantan Tengah didanai melalui Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR).
Pendanaan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program yang dipimpin Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kementerian Pertanian RI dan Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya.
"Kami berharap pemerintah kabupaten/kota turut memperkuat sinergi melalui sosialisasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat agar semakin banyak generasi muda yang memanfaatkan kesempatan mengikuti pendidikan vokasi ini," ujar Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden dalam keterangan resminya seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurutnya Pendidikan vokasi bisa sebagai bekal menjadi sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul dan berdaya saing.
Ia mengatakan melalui program tersebut diharapkan lahir petani milenial yang mampu mengelola pertanian secara modern, inovatif, dan berkelanjutan.
Program itu sekaligus diharapkan membuka peluang kerja baru serta memperkuat pembangunan sektor pertanian di Kalimantan Tengah.
Pelaksanaan pendidikan vokasi saat ini terus diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan guna mendukung keberhasilan program. (HERMAWAN DP/H)
DBH Dana Reboisasi Biayai Program Vokasi Pertanian Berbasis Agroforestri
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Komentar (0)
Memuat komentar…







