PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – GP Ansor Kalimantan Tengah saat ini memiliki sekitar 6.000 kader yang telah terdaftar dalam aplikasi SIAP dan akan terus diperkuat hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk desa-desa.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Wilayah GP Ansor Kalimantan Tengah Arjoni setelah pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang GP Ansor Provinsi Kalimantan Tengah Masa Khidmat 2025–2029 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.

“GP Ansor Kalimantan Tengah memiliki sekitar 6.000 kader yang telah terdaftar dalam aplikasi SIAP. Jumlah tersebut akan terus diperkuat hingga menjangkau seluruh wilayah, termasuk desa-desa,” ujar Arjoni, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurutnya, penguatan kader tersebut menjadi bagian dari komitmen GP Ansor dalam menjaga ulama, mempertahankan NKRI, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. GP Ansor juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan dan memperkuat persatuan.

Selain penguatan kader, GP Ansor Kalteng tengah mengembangkan kemandirian organisasi melalui berbagai unit usaha di bidang pertanian, peternakan, dan ekonomi gotong royong. Upaya tersebut mendapat dukungan pemerintah, salah satunya melalui bantuan alat pertanian yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kader sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Arjoni. (HERMAWAN DP/H)