PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperluas akses internet ke wilayah terpencil melalui hibah perangkat Starlink untuk mendukung pendidikan, kesehatan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Penyaluran perangkat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital di Kalimantan Tengah. Selain memperlancar komunikasi pemerintahan, akses internet yang lebih stabil diharapkan mempercepat digitalisasi pembelajaran dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, kita ingin memastikan tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam transformasi digital,” tutur Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyebut pemerataan akses internet juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Pemanfaatannya antara lain untuk promosi produk unggulan daerah, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperluas akses ke pasar digital.

Pada tahap awal, perangkat Starlink disalurkan kepada 14 kabupaten/kota. Seluruh perangkat akan dimanfaatkan untuk mendukung layanan pendidikan, kesehatan, dan konektivitas di daerah yang masih mengalami keterbatasan internet serta wilayah blank spot.

“Hibah perangkat Starlink ini bukan sekadar menyediakan jaringan, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan peluang ekonomi yang lebih luas,” kata Agustiar Sabran. (HERMAWAN DP/H)