PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Nilai Tukar Petani atau NTP gabungan Provinsi Kalimantan Tengah kembali mencatatkan kenaikan pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat NTP mencapai 136,95 atau meningkat 0,15 persen dibandingkan Juni 2026.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengatakan kenaikan NTP menunjukkan adanya perbaikan kemampuan tukar hasil produksi pertanian terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi maupun digunakan petani untuk kegiatan produksi.

"Pada Juli 2026, NTP gabungan Kalimantan Tengah mencapai 136,95 atau naik 0,15 persen dibandingkan Juni 2026," ujar Toto melalui berita resmi BPS pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Di sisi lain, Nilai Tukar Usaha Pertanian atau NTUP Provinsi Kalimantan Tengah tercatat stabil. BPS mencatat NTUP Juli 2026 tetap berada pada angka 140,94 atau tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.

Menurut Toto, stabilnya NTUP menunjukkan kemampuan usaha pertanian dalam menutup biaya produksi dan penambahan barang modal relatif tidak mengalami perubahan selama Juli. Kondisi tersebut mengindikasikan biaya produksi dan pendapatan usaha pertanian masih berada dalam kondisi yang seimbang dibandingkan Juni.

Sementara itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) rumah tangga perdesaan pada Juli 2026 mengalami kenaikan sebesar 0,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan IKRT menunjukkan meningkatnya pengeluaran konsumsi rumah tangga di wilayah perdesaan, seiring perubahan harga berbagai kebutuhan yang dikonsumsi masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)