BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sebanyak 729 Siswa non madrasah di Kabupaten Lamandau tercatat akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2017. Mereka merupakan siswa dari seluruh SLTA non madrasah, dari sedikitnya 18 SLTA di Lamandau, baik itu SMA maupun SMK.
"Berdasarkan data Dinas Dikjar Lamandau, jumlah siswa SLTA yang tercatat sebagai peserta UN 2017 berjumlah 729 orang," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Lamandau, Meigo Basel, melalui Kepala Bidang Pengembangan Standar Nasional Pendidikan (PSNP) Dinas P dan K Lamandau, Eby Iriansen, di Nanga Bulik, Rabu (11/1/2017).
Eby menjelaskan, nonmadrasah adalah lembaga pendidikan yang tidak bernaung di bawah Kementerian Agama RI, seperti Madrasah Aliyah (MA), Madrastah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Adapun untuk siswa tingkat SLTP peserta UN jumlahnya mencapai 1.227 orang. Jumlah tersebut meliputi siswa dari 38 sekolah yang tersebar di semua daerah di Lamandau, baik siswa laki-laki maupun perempuan.
"Untuk siswa peserta UN tingkat Sekolah Dasar (SD) jumlahnya berada diangka 1582 orang, jumlah tersebut merupakan jumlah akumulatif dari 111 SD di Lamandau," katanya.
Eby juga menyatakan, jumlah peserta UN baik mulai tingkat SD, SLTP hingga tingkat SLTA di Lamandau tersebut dipastikan mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding peserta UN tahun lalu. Tahun lalu masih ada beberapa sekolah yang tidak mengadakan UN, karena belum ada siswanya yang menjadi peserta, sebab sekolahnya baru dibuka.
Meskipun belum ada surat edaran resmi, tapi diprediksi bahwa UN akan digelar beberapa bulan mendatang.
"Berdasrkan info sementara, untuk siswa SLTA UN digelar April 2017. Untuk SLTP sekitar Mei 2017, sedangkan untuk tingkat sekolah dasar diprediksi digelar awal Juni 2017," katanya. (HENDI NURFALAH/N).








