PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aktivitas ekspor barang dan jasa masih menjadi motor utama perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan II 2026.

Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat komponen ekspor memberikan kontribusi terbesar dalam struktur PDRB menurut pengeluaran, yakni mencapai 57,44 persen.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga, mengatakan dominasi ekspor menunjukkan tingginya peran perdagangan antardaerah maupun luar negeri dalam menopang ekonomi provinsi ini.

"Komponen ekspor barang dan jasa masih menjadi penyumbang terbesar dalam struktur PDRB menurut pengeluaran," ujar Toto kepada Borneonews pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Selain ekspor, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi sebesar 36,63 persen, sedangkan Pembentukan Modal Tetap Bruto atau PMTB mencapai 35,49 persen. Konsumsi pemerintah tercatat berkontribusi 10,88 persen.

"Besarnya kontribusi ekspor mencerminkan kuatnya peran komoditas unggulan Kalimantan Tengah dalam menggerakkan perekonomian," tuturnya lagi.

Karena itu keberlanjutan kinerja sektor-sektor berorientasi ekspor menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan struktur ekonomi yang ditopang ekspor, investasi, dan konsumsi masyarakat, BPS optimistis Kalimantan Tengah memiliki fondasi yang cukup kuat untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada triwulan-triwulan berikutnya.(TESTI PRISCILLA)