BORNEONEWS, Palangka Raya – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau terus diperkuat melalui pengerahan personel gabungan Satgas Darat dan Satgas Udara.
Dalam operasi penanganan Karhutla, Satgas Udara dikerahkan sebanyak empat regu, sedangkan Satgas Darat sebanyak 16 regu.
Sebanyak 10 regu diarahkan ke wilayah Tumbang Nusa, satu regu ke Kameloh Baru, satu regu ke Kalampangan, dan empat regu ditempatkan di Pos Komando.
“Penanganan Karhutla tidak cukup hanya memadamkan api yang terlihat. Pembasahan, pendinginan, dan penyekatan harus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang kembali memicu kebakaran,” tegas Kalaksa BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Khusus operasi gabungan di Tumbang Nusa turut dikerahkan 32 regu Satgas Darat untuk memperkuat pemadaman dan penanganan lanjutan.
Regu Damkar II BPBPK bersama Tim Basarnas melakukan pemadaman pada lahan gambut dengan vegetasi semak belukar dan pakis sejak pukul 10.12 WIB hingga 15.08 WIB.
Dengan memanfaatkan sumber air dari sumur bor, tim berhasil melakukan pemadaman sejauh kurang lebih 70 meter. Namun masih terdapat bagian api yang belum sepenuhnya padam dan akan ditindaklanjuti pada hari berikutnya.
“Penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu, cepat, dan berkelanjutan,” tegas Ahmad Toyib. (HERMAWAN DP/R)









