PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah dilakukan di sejumlah wilayah, dengan salah satu lokasi yang membutuhkan penanganan lanjutan berada di Jalan Mahir Mahar, Tumbang Nusa, dengan luas lahan terbakar sekitar 30 hektare.

Selain di Jalan Mahir Mahar, penanganan Karhutla juga dilakukan di sejumlah lokasi lainnya, antara lain Jalan Tanjung Taruna Kabupaten Pulang Pisau, Tumbang Nusa, Kalampangan, dan Kameloh Baru. Personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman, pembasahan, pendinginan, penyekatan, serta patroli.

“Penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu, cepat, dan berkelanjutan,” tegas Kalaksa BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Di Kalampangan, Regu TSAK melakukan pemadaman Karhutla di Jalan Manunggal dengan luas lahan terbakar sekitar dua hektare dan di Jalan Kahuripan sekitar 0,5 hektare. Sementara itu, MPA Kelurahan Bereng Bengkel bersama unsur terkait menangani Karhutla di Jalan Mahir Mahar, Tumbang Nusa.

Di sekitar embung depan Balai Persemaian Bibit Tumbang Nusa, Regu Damkar BPBPK bersama TNI melakukan pemadaman dan pembasahan pada lahan sekitar satu hektare untuk mencegah api merambat ke jalan raya. Pos Lapangan Jalan Tumbang Nusa juga melakukan pendinginan pada lahan sekitar 0,55 hektare dan seluruh area dilaporkan telah padam.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama seluruh unsur Satgas Dalkarhutla akan terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan melalui pemadaman, pembasahan, pendinginan, penyekatan, patroli, pemantauan titik rawan, serta sosialisasi kepada masyarakat,” tegas Ahmad Toyib. (HERMAWAN DP/j)