BORNEONEWS, Jakarta – Petenis putra Indonesia Lucky Candra Kurniawan mulai menatap peluang tampil di Asian Games 2026 setelah menjuarai nomor tunggal putra Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 di Jakarta, Minggu, 9 Agustus 2026.
Gelar tersebut menjadi modal positif bagi Lucky untuk menghadapi sejumlah turnamen berikutnya yang sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju pesta olahraga Asia.
"Ya, kemungkinan besar sebagai persiapan Asian Games," kata Lucky seusai pertandingan final.
Lucky yang berstatus unggulan kedua memastikan gelar juara setelah mengalahkan unggulan pertama Tegar Abdi Satrio Wibowo dalam pertandingan tiga set dengan skor 6-2, 1-6, 6-0.
"Alhamdulillah juara. Tentu saya juga berterima kasih kepada teman-teman, terutama pelatih dan doa orang tua," ujarnya.
Perjalanan Lucky menuju partai puncak berlangsung cukup meyakinkan.
Pada babak awal, ia menundukkan Muhamad Adhitya dengan skor 6-3, 6-1, kemudian mengalahkan M Mouressi Urwah 6-3, 6-4.
Lucky selanjutnya menyingkirkan Muhammad Akmal Junaini dengan skor 6-4, 6-4 dan mengatasi Ega Uneputty 6-2, 6-4 sebelum bertemu Tegar di final.
Meski berhasil keluar sebagai juara, Lucky menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki dalam permainannya.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kemampuan menjaga kepercayaan diri ketika menghadapi tekanan dalam pertandingan.
"Tantangan terbesar sama keyakinan diri sendiri. Harus bisa mengalahkan diri sendiri dulu baru bisa main yang benar," kata Lucky.
Ia juga mengakui masih melakukan sejumlah kesalahan sendiri, termasuk ketika menjalani laga final.
Karena itu, konsistensi permainan menjadi salah satu fokus pembenahan sebelum menghadapi turnamen selanjutnya.
"Yang penting itu main yakin sama diri sendiri, tidak boleh mati sendiri. Tapi masih banyak yang kurang. Di final juga masih agak mati sendiri," ujarnya.
Selain aspek mental dan konsistensi, Lucky menilai kondisi fisik menjadi bagian utama yang perlu ditingkatkan. Setelah itu, pembenahan akan dilanjutkan pada teknik dan pola permainan.
"Mungkin fisik terutama. Pertama fisik, setelah itu baru teknik dan cara main," katanya.
Usai menjuarai Liga Tenis Indonesia Seri 1, Lucky dijadwalkan kembali bertanding pada Riau Open.
Ia kemudian akan melanjutkan agenda kompetisi ke Bali untuk mengikuti turnamen internasional kategori Men’s Future.
Rangkaian turnamen tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan performa sekaligus mematangkan persiapan apabila nantinya dipercaya memperkuat Indonesia di Asian Games 2026.
Terkait peluang masuk skuad Indonesia, Lucky mengaku belum menetapkan target khusus, namun tetap optimistis.
"Kalau target belum ada. Tidak tahu masuk atau tidak, cuma kemungkinan besar, insya Allah," ujarnya.
ANTARA









