PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memperkuat pelayanan kesehatan dengan menambah lima dokter spesialis yang dilantik sebagai pejabat fungsional dokter ahli utama.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah mengatakan, penguatan sumber daya manusia di bidang kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui tenaga kesehatan yang unggul, berdedikasi dan berintegritas," kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Minggu, 9 Agustus 2026.

Lima dokter yang dilantik terdiri atas dr Untung Surapati sebagai spesialis penyakit dalam, dr Agus Ariyanto spesialis mata, dr Rianti Riana Sari spesialis radiologi, dr Binsar Parhusip spesialis bedah konsultan bedah digestif serta dr Kausarina Purwaningrum spesialis anestesiologi.

Nurhidayah menilai pelantikan tersebut memiliki arti strategis bagi peningkatan kapasitas layanan kesehatan di Kotawaringin Barat.

Keberadaan lima dokter ahli utama itu diharapkan dapat memperkuat pelayanan medis, terutama di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Menurutnya, pengalaman dan kompetensi para dokter tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan, ketepatan dan kualitas pelayanan medis yang diterima masyarakat.

"Terutama dapat menjadi teladan, motivasi dan pembinaan bagi tenaga kesehatan lainnya, serta mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Kobar," ujarnya.

Selain memperkuat pelayanan klinis, keberadaan dokter dengan kompetensi spesialis juga diharapkan mendorong peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan lainnya.

Nurhidayah meminta kelima dokter yang dilantik menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional dan berintegritas.

"Selamat bertugas, jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas demi terciptanya pelayanan kesehatan yang optimal di Kobar," katanya.

Pemkab Kobar berharap penguatan tenaga medis spesialis dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.