JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji menyelesaikan balapan Moto2 Grand Prix Inggris 2026 di posisi ke-22 pada seri yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Northamptonshire, Inggris, Minggu, 9 Agustus 2026.

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut finis dengan selisih 21,323 detik dari Filip Salac yang keluar sebagai pemenang.

Mario mengawali balapan dari posisi ke-18. Namun, persaingan ketat sejak lap pertama membuat posisinya sempat turun ke urutan ke-21.

Sementara di barisan depan, Izan Guevara mengambil alih pimpinan balapan dengan Alonso Lopez terus memberikan tekanan.

Memasuki lap kedua, Mario mulai memperbaiki posisi dan naik ke peringkat ke-19.

Perlahan, pembalap Indonesia tersebut kembali menunjukkan progres hingga sempat menembus posisi ke-17.

Mario berhasil melewati Senna Agius, sementara sejumlah insiden dan perubahan posisi pembalap lain turut memengaruhi jalannya balapan.

Namun, memasuki pertengahan lomba, Mario mulai kesulitan mempertahankan ritme.

Kecepatannya tidak cukup untuk terus bersaing dengan kelompok pembalap di depannya sehingga posisi perlahan kembali turun.

Saat balapan menyisakan empat lap, Mario berada di posisi ke-22 dan menjadi pembalap paling belakang dari peserta yang masih bertahan di lintasan.

Ia tetap menyelesaikan balapan hingga garis finis dan mempertahankan posisi tersebut.

Hasil itu membuat Mario belum berhasil membawa pulang tambahan poin dari Moto2 GP Inggris 2026.

Sementara itu, Filip Salac tampil sebagai pemenang setelah melewati persaingan ketat dengan Ivan Ortola.

Pembalap asal Republik Ceko tersebut finis dengan keunggulan hanya 0,303 detik atas Ortola yang menempati posisi kedua.

Alex Escrig melengkapi podium setelah finis di posisi ketiga dengan selisih 0,652 detik dari Salac.

Hasil Moto2 GP Inggris 2026:

1. Filip Salac (Cekoslovakia): Menang
2. Ivan Ortola (Spanyol): +0,303 detik
3. Alex Escrig (Spanyol): +0,652 detik
4. Daniel Holgado (Spanyol): +1,743 detik
5. Izan Guevara (Spanyol): +2,555 detik
6. Alonso López (Spanyol): +6,201 detik
7. Daniel Muñoz (Spanyol): +6,293 detik
8. Deniz Öncü (Turki): +7,185 detik
9. Barry Baltus (Belgia): +7,310 detik
10. Sergio García (Spanyol): +8,873 detik
11. Ayumu Sasaki (Jepang): +9,066 detik
12. Joe Roberts (Amerika Serikat): +13,675 detik
13. Celestino Vietti (Italia): +13,722 detik
14. Manuel González (Spanyol): +15,060 detik
15. Alberto Ferrández (Spanyol): +15,063 detik
16. Luca Lunetta (Italia): +18,494 detik
17. Ángel Piqueras (Spanyol): +18,548 detik
18. Adrián Huertas (Spanyol): +18,702 detik
19. José Antonio Rueda (Spanyol): +18,840 detik
20. Senna Agius (Australia): +19,246 detik
21. David Alonso (Kolombia): +20,029 detik
22. Mario Aji (Indonesia): +21,323 detik
23. Taiyo Furusato (Jepang): +22,360 detik
24. Zonta van den Goorbergh (Belanda): +22,481 detik
25. Xabi Zurutuza (Spanyol): +27,683 detik
DNF - Tony Arbolino (Italia): Gagal finis
DNF - Collin Veijer (Belanda): Gagal finis
DNF - Aron Canet (Spanyol): Gagal finis.

ANTARA