BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang dijual pedagang eceran di Kuala Kapuas mengalami kenaikan.
Saat ini, sebagian besar pedagang menjual Pertalite seharga Rp13.000 per liter, atau naik sekitar Rp1.000 dibandingkan harga yang sebelumnya rata-rata berada di kisaran Rp12.000 per liter.
Salah seorang pedagang Pertalite eceran di Jalan Seroja, Kuala Kapuas, Adul, mengatakan kenaikan harga jual dipicu meningkatnya harga kulakan dari pengepul. Selain itu, jumlah pasokan yang bisa diperoleh pedagang juga disebut lebih terbatas dibandingkan sebelumnya.
"Sekarang ambilannya dari pihak pengepul itu sudah Rp11.500 per liter. Sebelumnya masih Rp11.000. Itu juga sekarang dibatasi," ujar Adul saat ditemui, Minggu, 9 Agustus 2026.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi serupa juga terjadi di sejumlah warung eceran lainnya di Kuala Kapuas. Mayoritas pedagang telah menyesuaikan harga jual menjadi Rp13.000 per liter mengikuti kenaikan harga pasokan yang mereka terima.
Di sisi lain, antrean kendaraan di SPBU, khususnya di SPBU Jalan Pemuda, Kuala Kapuas, belakangan juga kerap terlihat cukup panjang, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga yang bergantung pada ketersediaan BBM untuk aktivitas sehari-hari.
Meski harga Pertalite eceran mengalami kenaikan, pasokan BBM di tingkat pedagang eceran hingga kini masih relatif mudah ditemukan. Warga masih dapat memperoleh Pertalite di sejumlah warung eceran yang tersebar di berbagai wilayah Kuala Kapuas, meskipun dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. (SABRIANOOR/H)









