JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya di media sosial, terutama menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Imbauan tersebut disampaikan Agus seusai mengikuti rapat bersama pimpinan DPR RI yang membahas sejumlah isu strategis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya yang menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat,” kata Agus.

Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang beredar di ruang digital.

Masyarakat juga diimbau tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Agus mengatakan TNI telah dan akan terus melaksanakan patroli keamanan di berbagai wilayah untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Dalam pelaksanaan pengamanan, TNI juga berkoordinasi dengan kepolisian serta berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, stabilitas keamanan penting dijaga menjelang peringatan Hari Kemerdekaan agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.

“Apalagi nanti akan kita merayakan hari ulang tahun kemerdekaan, mari kita sambut dengan bergembira perayaan HUT kemerdekaan RI dan saya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di wilayah-wilayah di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Agus berharap masyarakat turut berperan menjaga ketertiban dengan tidak mudah terpancing informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga suasana kondusif menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

ANTARA