BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kebakaran melanda sebuah bangunan pom mini Simpang Sepaku, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Senin, 10 Agustus 2026. Dalam kejadian tersebut satu orang dilaporkan mengalami luka.
Kepala BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya dari anggota Satpoldam Kabupaten Lamandau. Tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Laporan kami terima dari anggota Satpoldam Kabupaten Lamandau. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan," kata Hendikel.
Tim BPBD berangkat sekitar pukul 18.33 WIB dan proses pemadaman berlangsung hingga pukul 20.40 WIB. Petugas mengerahkan satu unit truk tangki BPBD dan satu mobil operasional untuk mendukung pemadaman.
"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.40 WIB. Setelah kondisi dinyatakan aman, personel kembali ke Posko TRC-PB," ujarnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan pom mini yang diketahui milik Wiwik Wiartini. Sementara penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.
"Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui. Kami masih mencatat informasi dari lapangan terkait kejadian tersebut," jelas Hendikel.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang bernama Agus dilaporkan mengalami luka ringan. Korban kemudian mendapat penanganan setelah terdampak kejadian kebakaran tersebut.
"Untuk korban, satu orang mengalami luka ringan," ungkapnya.
Pemadaman melibatkan BPBD Kabupaten Lamandau, Polres Lamandau, Satpoldam, dan Tagana. Petugas menggunakan sumber air dari PDAM Kabupaten Lamandau, dengan salah satu kendala di lapangan berupa jarak sumber air yang cukup jauh.
"Kendala yang dihadapi adalah sumber air yang cukup jauh, sehingga suplai air harus diatur selama proses pemadaman," kata Hendikel.
Hendikel mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang berkaitan dengan penyimpanan dan penjualan bahan bakar.
"Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati dan memastikan seluruh peralatan maupun instalasi yang berpotensi menimbulkan kebakaran dalam kondisi aman," pungkasnya. (NATALIA KRISTIN/j)









