BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menyampaikan arahan penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya terkait pengelolaan kinerja melalui sistem E-Kinerja.
Penekanan ini disampaikan guna memastikan sistem tersebut berfungsi secara efektif sebagai alat ukur kinerja yang sesungguhnya, bukan sekadar pencatatan administratif.
Fauzi Rahman meminta seluruh ASN melaksanakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan kinerja melalui E-Kinerja dengan penuh ketelitian, akurat, dan jujur.
Ia menegaskan bahwa pengisian sistem tersebut tidak boleh sekadar menyusun daftar kegiatan rutin yang bersifat formalitas, melainkan harus mencerminkan sasaran kerja, pencapaian, serta hasil nyata yang diperoleh setiap pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
"Keakuratan data yang dimasukkan sangat penting agar manajemen kinerja dapat menjadi dasar penilaian yang adil, objektif, dan berkelanjutan," katanya, Selasa, 11 Agustus 2026.
Apabila pengisian dilakukan secara asal-asalan atau hanya mencantumkan kegiatan tanpa bobot dan capaian yang jelas, maka sistem tersebut kehilangan maknanya sebagai instrumen peningkatan kualitas pelayanan publik.
Selain aspek teknis pengisian, Fauzi Rahman juga mengingatkan agar seluruh ASN mampu beradaptasi dengan sistem kerja modern yang bergerak cepat, efisien, dan memanfaatkan teknologi secara optimal.
Kemajuan teknologi informasi diharapkan mempermudah proses kerja, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan transparansi di setiap jenjang organisasi.
Ia menekankan bahwa kemajuan dan perubahan sistem kerja tersebut tidak boleh mengurangi identitas, integritas, serta profesionalisme sebagai aparatur pemerintah.
Teknologi hanyalah sarana penunjang, sedangkan nilai dasar kejujuran, tanggung jawab, dan pelayanan tulus kepada masyarakat tetap harus menjadi fondasi utama yang tidak boleh luntur.
“Adaptasi terhadap perubahan harus beriringan dengan komitmen menjaga standar etika dan kualitas kerja,” ujar Fauzi Rahman. (PATHUR/H)









