BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan data terkini hingga Selasa, 11 Agustus 2026 kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencapai 115,28 hektare.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Kobar Andhan Santana, mengatakan luasan tersebut tersebar di lima kecamatan.
“Total keseluruhan luasan karhutla pada Agustus 2026 mencapai 115,28 hektare,” jelas Andhan Santana. Kecamatan Kumai menjadi wilayah dengan luasan karhutla terbesar, yakni mencapai 79,51 hektare.
Kemudian Kecamatan Arut Selatan dengan luasan 27,17 hektare, Kotawaringin Lama 5,10 hektare, Pangkalan Lada 2,51 hektare dan Pangkalan Banteng satu hektare. Sementara Kecamatan Arut Utara tidak mencatat adanya luasan karhutla pada periode tersebut.
Berdasarkan data BPBD Kobar, luasan karhutla tersebut berasal dari 45 kejadian yang tercatat selama Agustus 2026.
Arut Selatan menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak, yakni 19 kejadian. Disusul Kecamatan Kumai sebanyak 17 kejadian, Pangkalan Lada empat kejadian, Pangkalan Banteng tiga kejadian dan Kotawaringin Lama dua kejadian. Sedangkan Arut Utara tidak mencatat adanya kejadian karhutla selama Agustus 2026.
Data tersebut menunjukkan Kecamatan Kumai menjadi wilayah dengan luasan karhutla paling besar, meskipun jumlah kejadiannya berada di bawah Arut Selatan. (WAHYU KRIDA/R)









