PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – SDN 4 Palangka merupakan salah satu sekolah dasar percontohan pendidikan inklusi di Kota Palangka Raya yang menampung banyak anak berkebutuhan khusus (ABK).

Kondisi tersebut membuat kebutuhan sarana prasarana serta aspek keamanan sekolah dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengatakan lingkungan sekolah harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

"SDN 4 Palangka merupakan sekolah percontohan pendidikan inklusi yang menampung ABK cukup banyak. Karena itu, sarana prasarana dan keamanan warga sekolah harus segera diperhatikan," ujar Rana, Selasa 11 Agustus 2026.

Fasilitas sekolah inklusi tidak bisa disamakan sepenuhnya dengan sekolah reguler. Sejumlah kebutuhan khusus, termasuk aksesibilitas, lingkungan yang aman, serta fasilitas pendukung pembelajaran, perlu disesuaikan dengan kondisi peserta didik.

Rana juga menyoroti pentingnya keamanan lingkungan sekolah mengingat lokasi SDN 4 Palangka berdekatan dengan ruas jalan yang cukup ramai.

Kondisi tersebut perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan langkah penataan maupun peningkatan fasilitas sekolah.

Ia meminta Dinas Pendidikan bersama perangkat daerah terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sarana dan prasarana SDN 4 Palangka, termasuk pagar dan fasilitas pendukung lainnya.

"Jangan sampai statusnya sebagai sekolah inklusi percontohan tidak diikuti dengan fasilitas dan sistem keamanan yang memadai. Anak-anak harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Rana berharap kebutuhan tersebut segera ditindaklanjuti melalui perencanaan pemerintah daerah sehingga SDN 4 Palangka dapat menjadi lingkungan pendidikan inklusif yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh peserta didik. (MARINI/R)