BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, meminta Pemko melalui Dinas Pendidikan memperhatikan ketersediaan guru agama dan guru Bahasa Inggris di sekolah.
Menurut Rana, keberadaan guru sesuai bidang mata pelajaran menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.
Kekurangan tenaga pendidik pada mata pelajaran tertentu berpotensi memengaruhi kualitas dan pemerataan pendidikan.
"Ketersediaan guru agama dan guru Bahasa Inggris perlu menjadi perhatian. Jangan sampai ada sekolah yang kekurangan guru pada mata pelajaran tersebut sehingga proses pembelajaran tidak berjalan maksimal," ujar Rana, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia meminta Dinas Pendidikan melakukan pemetaan kebutuhan guru di seluruh satuan pendidikan, termasuk melihat perbandingan jumlah guru dengan jumlah peserta didik serta distribusi tenaga pendidik antarsekolah.
Menurutnya, persoalan bukan hanya terkait jumlah guru, tetapi juga pemerataan penempatan tenaga pendidik.
Sekolah yang berada di wilayah tertentu harus tetap mendapatkan guru sesuai kebutuhan agar tidak terjadi kesenjangan layanan pendidikan.
Rana berharap hasil pemetaan tersebut menjadi dasar pemerintah dalam mengambil kebijakan, baik melalui penataan distribusi guru maupun pemenuhan tenaga pendidik sesuai bidang yang masih mengalami kekurangan.
"Kita ingin setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang sama. Karena itu, ketersediaan guru sesuai mata pelajaran harus dipastikan dan tidak boleh menjadi persoalan yang terus berulang," tegasnya. (MARINI/R)









