PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I Komisi III DPRD Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, menyoroti belum diterimanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SDN 1 Pahandut Seberang.

Sri Ani mengatakan, pihak sekolah mengaku sudah tiga kali didatangi petugas untuk melakukan pendataan terkait pelaksanaan program MBG. Namun, hingga kini program tersebut belum juga dirasakan oleh peserta didik di sekolah tersebut.

"Sudah tiga kali didatangi petugas MBG. Katanya didata, tetapi sampai sekarang belum juga mendapatkan program MBG," ujar Sri Ani, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait agar sekolah mengetahui secara pasti alasan program belum terealisasi. Pendataan seharusnya diikuti dengan kejelasan mengenai tahapan dan jadwal pelaksanaan.

Sri Ani meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap distribusi program MBG, terutama untuk memastikan sekolah yang sudah masuk dalam pendataan tidak tertinggal dalam pelaksanaannya.

Ia menilai pemerataan menjadi hal penting dalam program MBG karena tujuan utamanya adalah memastikan peserta didik mendapatkan asupan makanan bergizi untuk mendukung kesehatan dan proses belajar.

"Kalau memang sudah dilakukan pendataan, harus ada kejelasan tindak lanjutnya. Jangan sampai sekolah berkali-kali didata tetapi tidak mengetahui kapan program tersebut benar-benar diberikan," tegasnya.

Sri berharap pihak terkait segera memberikan kepastian kepada SDN 1 Pahandut Seberang dan memastikan pelaksanaan MBG berjalan merata sesuai sasaran yang telah ditetapkan. (MARINI/R)