PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi III DPRD Palangka Raya turun langsung ke sejumlah sekolah untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan setelah menerima laporan maupun aspirasi dari masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD  Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengatakan kunjungan lapangan dilakukan agar DPRD tidak hanya menerima laporan secara administratif, tetapi dapat melihat secara langsung kondisi yang sebenarnya terjadi di sekolah.

"Ketika ada laporan dari masyarakat, Komisi III turun langsung ke sekolah untuk melihat kondisi riil di lapangan. Setelah itu, hasil temuan kami sampaikan kepada pemerintah daerah untuk menjadi bahan tindak lanjut," ujar Arif, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik, khususnya sektor pendidikan.

Kondisi fasilitas sekolah harus dilihat secara langsung agar kebutuhan yang disampaikan benar-benar sesuai dengan persoalan di lapangan.

Arif menilai laporan masyarakat menjadi salah satu sumber penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan. Namun, setiap laporan tetap perlu diverifikasi dengan melihat kondisi secara langsung sebelum dibahas bersama pemerintah daerah.

Ia berharap hasil kunjungan Komisi III tidak berhenti sebagai dokumentasi atau catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program perbaikan dan pemenuhan sarana pendidikan sesuai skala prioritas.

"Kami ingin memastikan setiap aspirasi yang masuk benar-benar kami cek. Kalau memang ada kebutuhan yang mendesak, tentu akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah agar dapat dicari solusi dan ditindaklanjuti," tegasnya.

Arif menambahkan, DPRD akan terus melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan perhatian, sehingga kualitas fasilitas pendidikan di Kota Palangka Raya dapat ditingkatkan secara bertahap dan merata. (MARINI/R)