PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Peristiwa tenggelamnya seorang anak sekolah di kawasan Pantai Gosong, Sungai Kahayan menjadi perhatian Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery. Ia meminta masyarakat tidak mengabaikan larangan dan imbauan pemerintah terkait aktivitas di kawasan sungai yang memiliki potensi membahayakan.

Khemal menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu anak sekolah dalam peristiwa tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

"Atas nama pribadi dan DPRD Kota Palangka Raya, saya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya anak sekolah dalam musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Khemal, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah menyampaikan larangan dan imbauan agar masyarakat berhati-hati beraktivitas di kawasan Pantai Gosong. Namun, kejadian kembali terjadi sehingga diperlukan pengawasan lebih ketat, terutama terhadap anak-anak.

Khemal meminta para orang tua tidak membiarkan anak-anak bermain atau berenang di sekitar Sungai Kahayan, khususnya kawasan yang dikenal memiliki risiko keselamatan.

Warga setempat juga diharapkan ikut mengingatkan dan mencegah anak-anak berada di lokasi tersebut tanpa pengawasan.

"Orang tua harus lebih waspada. Bahkan warga sekitar juga perlu ikut mengingatkan anak-anak agar tidak bermain di area Sungai Kahayan, terutama di lokasi yang sudah diketahui berbahaya," tegasnya.

Ia menilai keselamatan anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Larangan pemerintah tidak akan cukup apabila tidak diikuti pengawasan dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Khemal juga meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat pemasangan rambu peringatan, pengawasan di titik rawan, serta edukasi keselamatan kepada masyarakat. Langkah pencegahan dinilai lebih penting agar kejadian serupa tidak kembali menelan korban.

"Jangan sampai sudah ada korban baru kita kembali memperketat pengawasan. Keselamatan harus menjadi prioritas sejak awal," pungkasnya. (MARINI/R)