PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP mendorong mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas komoditas perkebunan tanpa harus menambah luasan lahan.

Tantangan tersebut disampaikan BPDP dalam Web Seminar Call for Proposal Lomba Riset Tingkat Mahasiswa Tahun 2026–2027. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan penelitian yang menjawab berbagai tantangan di sektor perkebunan.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengatakan keterlibatan generasi muda dan perguruan tinggi sangat penting dalam mendorong lahirnya riset yang relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan pengetahuan dan inovasi yang tidak hanya berhenti pada tataran akademis, tetapi juga dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun industri.

“Riset yang dihasilkan diharapkan relevan dengan kebutuhan sektor perkebunan dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta industri,” ujar Alfansyah dalam kegiatan tersebut seperti dalam rilis pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, tantangan peningkatan produktivitas menjadi semakin penting seiring kebutuhan terhadap komoditas perkebunan yang terus berkembang. Karena itu, peningkatan produksi perlu diarahkan melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi, bukan semata-mata melalui pembukaan lahan baru.

Dalam konteks tersebut, BPDP mendorong mahasiswa untuk mengembangkan riset yang dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit, kakao, dan kelapa dengan mengoptimalkan potensi lahan yang telah tersedia.

Menurut Alfansyah, gagasan dan penelitian mahasiswa diharapkan mampu menjawab persoalan nyata di lapangan, mulai dari peningkatan produktivitas, efisiensi, teknologi budidaya, hingga pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan.

“Generasi muda harus mengambil bagian dalam menjawab tantangan sektor perkebunan melalui riset dan inovasi,” katanya.

Melalui Call for Proposal Lomba Riset Tingkat Mahasiswa Tahun 2026–2027, BPDP membuka ruang bagi mahasiswa untuk menuangkan ide dan hasil pemikirannya dalam bentuk penelitian yang inovatif, aplikatif, serta memiliki dampak bagi pengembangan perkebunan nasional.

Langkah tersebut sekaligus diharapkan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, penelitian, masyarakat pekebun, dan industri sehingga hasil riset mahasiswa dapat menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing perkebunan Indonesia. (TESTI PRISCILLA/J)