JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Kalimantan Tengah masuk dalam enam provinsi yang menjadi fokus utama pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Selain Kalteng, lima provinsi lain yang masuk kategori rawan yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago mengatakan, enam wilayah tersebut mendapat perhatian khusus karena memiliki kawasan lahan gambut yang rentan terbakar saat musim kemarau.

"Dari daerah yang kita waspadai sebagai daerah yang paling kritis ada enam provinsi yakni Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Riau," kata Djamari sebagaimana dikutip pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurutnya, risiko kebakaran semakin meningkat karena kondisi kering pada musim kemarau yang juga dipengaruhi fenomena El Niño.

Selain di enam provinsi tersebut, kebakaran juga terjadi di sejumlah kawasan lain.

Beberapa di antaranya berada di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, serta Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Untuk memperkuat penanganan dari udara, pemerintah telah mengerahkan sekitar 43 helikopter ke berbagai wilayah terdampak.

"Kita mengerahkan sekitar 43 helikopter sampai dengan hari ini, ditambah dengan fixed-wing juga bisa antara 10 sampai dengan 15 sesuai dengan kebutuhan," katanya.

Selain operasi udara, pemerintah juga mengoptimalkan penanganan dari darat.

Salah satu dukungan yang digunakan yakni tangki fleksibel sebagai tempat penampungan air sementara untuk membantu proses pemadaman oleh petugas di lapangan.

Djamari mengatakan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait terus diperkuat untuk memastikan penanganan karhutla berjalan terpadu.

Pemerintah mencatat luas lahan yang terbakar di berbagai wilayah telah mencapai sekitar 107 ribu hektare.

Upaya pemadaman dan pengendalian terus dilakukan untuk memutus titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain.

Dengan masuknya Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi prioritas, dukungan sumber daya dan operasi penanganan di wilayah tersebut menjadi bagian dari fokus nasional selama ancaman karhutla masih berlangsung.

ANTARA