BORNEONEWS, Pangkalan Bun - BNI Cabang Pangakan Bun, menambah jumlah kamera pengawas atau CCTV di beberapa titik di lingkup kantor kantor BNI. Penambahan CCTV itu dilakukan menyusul adanya nasabah BNI yang menjadi korban pencurian pada awal desember 2016 dan awal Januari 2017. Sedikitnya 710 juta rupiah berpindah tangan ke komplotan pencuri.

"Awalnya ada 9 titik yang kita pasang. Sekarang kita tambah lagi 7 titik.Totalnya ada 16 titik kamera pengawas yang kita pasang,"ungkap Kepala Kantor Bank Mandiri Cabang Pangkalan Bun, Boy Basuki Rahardjo, kepada Borneonews di Kantornya, Rabu (11/1/2017).

Menurut Boy, pihaknya sengaja menambah kamera pengawas guna memudahkan pihak BNI melakukan pengawasan. Selain itu, dengan banyaknya jumlah kamera yang di pasang diharapkan bisa meminimalisir dan mengantisipasi dini tindakan yang bisa merugikan para nasabah. "Jika ada hal-hal yang mencurigakan bisa kita lakukan antisipasi sejak awal,"ujarnya.

Terkait adanya nasabah yang menjadi korban, Boy menjelaskan, sejak awal pihaknya selalu memberikan penawaran kepada para nasabah yang ingin mengambil uang dalam jumlah besar agar mendapat pengawalan. Selain itu, pihak bank juga menawarkan untuk melakukan transfer guna mengantisipasi tindak kriminal.

"Sudah tentu kita prihatin dengan kejadian ini. Dan dari awal sudah kita tekankan untuk mendapat pengawalan atau sistem transfer guna menghindari hal hal semacam ini," ungkapnya (M IWANUDDIN/B-8)