PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya menyelenggarakan kegiatan Desk Monitoring dan Evaluasi Pendampingan Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA).

Kegiatan ini dihadiri oleh Penanggung Jawab dari 10 kabupaten/kota di wilayah kerja BBPOM Palangka Raya, yang mewakili berbagai Organisasi Perangkat Daerah terkait langsung dengan pengawasan dan penjaminan keamanan pangan.

Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meninjau progres pencapaian, mengevaluasi capaian yang telah diperoleh, serta memberikan pendampingan intensif kepada daerah dalam pemenuhan indikator penilaian KKPA.

Melalui forum ini tim BBPOM juga memberikan arahan teknis serta menelaah laporan capaian masing-masing daerah guna mempercepat pemenuhan persyaratan penilaian.

Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai instansi, antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. 

Ali menambahkan pendampingan yang dilakukan juga mencakup pemberian masukan teknis dan solusi atas kendala yang dihadapi masing-masing daerah.

"Hal ini penting agar setiap langkah yang diambil sesuai pedoman dan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat," katanya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Melalui pelaksanaan desk monitoring dan evaluasi ini, BBPOM Palangka Raya memastikan bahwa setiap instansi terkait di 10 kabupaten/kota memiliki pemahaman yang selaras mengenai indikator penilaian KKPA.

"Kesamaan persepsi ini menjadi fondasi agar pelaksanaan program di lapangan berjalan konsisten dan terukur sesuai standar yang telah ditetapkan," pungkasnya. (PATHUR/R)