BORNEONEWS, Banjarmasin - Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban yang diduga tenggelam di danau kawasan Kampung Batu Harang, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu, 12 Agustus 2026. Korban berinisial B (59) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian intensif yang berlangsung selama tiga hari sejak laporan diterima.
Informasi mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin pada Senin, 10 Agustus 2026, pukul 20.45 WITA dari Arif Maulana selaku Rescue PKJR. Berdasarkan laporan, korban dilaporkan tenggelam saat berada di danau yang berada di wilayah Kampung Batu Harang, sehingga memicu pengerahan tim penyelamat untuk melakukan operasi pencarian.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Batulicin, Polres Tanah Bumbu, Babinsa Mantewe, BPBD Tanah Bumbu, Dinas Pemadam Kebakaran Tanah Bumbu, Rescue PKJR, serta masyarakat setempat. Seluruh personel bekerja secara terpadu dengan membagi area pencarian dan menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi lapangan.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, mulai dari Rescue Car Hilux Box, rubber boat, perangkat komunikasi, perlengkapan water rescue, hingga dua set peralatan selam. Pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan danau serta penyelaman di titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Memasuki hari ketiga operasi, Rabu sekitar pukul 09.30 WITA, korban akhirnya berhasil ditemukan di dasar danau pada jarak sekitar 20 meter dari titik awal kejadian. Tim kemudian mengevakuasi jenazah ke daratan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
SAR Mission Coordinator (SMC) Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian. Menurutnya, keberhasilan menemukan korban tidak lepas dari sinergi dan kerja sama seluruh tim di lapangan.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bersama-sama melaksanakan pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi dan kerja sama seluruh pihak dalam pelaksanaan operasi SAR," ujar I Putu Sudayana.
Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 10.00 WITA. Operasi SAR kemudian resmi diusulkan ditutup karena seluruh sasaran operasi telah tercapai. Basarnas Banjarmasin juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi yang membahayakan manusia. (SABRIANOOR/j)









