SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kebakaran yang melanda Jalan Muhran Ali, Gang Hati-Hati, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa, 11 Agustus 2026, menghanguskan lima bangunan dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Lima bangunan yang terbakar terdiri atas tiga rumah warga, satu gudang las dan satu gudang kayu. Selain itu, satu rumah warga lainnya dilaporkan ikut terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Achmad Taufik mengatakan, kobaran api cepat membesar karena sebagian bangunan di lokasi didominasi material kayu.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dengan dibantu relawan serta organisasi pemadam setempat.

"Setibanya di lokasi kejadian kita langsung melakukan pemadaman dan kita dibantu oleh relawan dan organisasi setempat. Sekitar kurang lebih 1 jam 25 menit api berhasil dipadamkan," kata Achmad Taufik, Rabu, 12 Agustus 2026.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material akibat bangunan dan barang yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta.

Achmad mengatakan angka tersebut masih merupakan perkiraan sementara berdasarkan hasil pendataan setelah kebakaran.

Sementara penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Untuk penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian," tutup Achmad Taufik. (BUDDI RAHMAT H/j)