BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus dilaporkan terjadi di kawasan sisi Jalan Poros Dadahup, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Setelah kebakaran menghanguskan ratusan meter vegetasi semak pada Selasa lalu, peristiwa serupa kembali terjadi di kawasan yang sama pada Kamis, 13 Agustus 2026, menunjukkan kawasan tersebut masih menjadi titik rawan selama musim kemarau.
"Nah, terbakar lagi di jalan Dadahup, api ada yang masih menyala," lapor warga setempat kepada jejaring relawan.
Kebakaran terbaru tersebut kembali melalap vegetasi semak dan rumput kering di sepanjang bahu jalan. Api dengan cepat menjalar di antara tumbuhan yang mengering akibat minimnya curah hujan, sehingga memunculkan kepulan asap yang terlihat dari ruas jalan poros tersebut.
Berulangnya kebakaran dalam selang waktu hanya dua hari menjadi sorotan karena memperlihatkan tingginya potensi karhutla di kawasan tersebut. Selain mengganggu jarak pandang pengguna jalan, kondisi ini juga berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani, terutama saat angin bertiup kencang.
Pada kejadian sebelumnya, warga sekitar bersama petugas pemadam kebakaran gabungan berjibaku memadamkan api agar tidak terus menjalar ke area lain. Upaya serupa kembali dilakukan saat kebakaran dilaporkan terjadi pada Kamis, dengan harapan api dapat segera dikendalikan sebelum meluas.
Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang berulang di sisi Jalan Poros Dadahup tersebut. Aparat terkait masih melakukan penanganan di lapangan sekaligus memantau potensi munculnya titik api baru selama kondisi cuaca kering masih berlangsung. (SABRIANOOR/y)









