SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Korem 102/Panju Panjung memperkuat sinergi dengan insan pers di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat, terverifikasi, dan tidak memicu keresahan.

Kasi Intel Kasrem 102/Panju Panjung Letkol Inf Albert Inkiriwang mengatakan, hubungan yang baik antara TNI dan media penting untuk membangun komunikasi sekaligus memastikan setiap informasi terkait kegiatan TNI dapat dipertanggungjawabkan.

Ia mengimbau insan pers melakukan verifikasi terlebih dahulu kepada pihak terkait sebelum memberitakan informasi yang berkaitan dengan TNI, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

"Apabila ada berita-berita tentang TNI khususnya di daerah Kalteng ini, kami imbau juga untuk diverifikasi terlebih dahulu kepada pihak yang terkait," kata Albert, Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurutnya, verifikasi diperlukan agar informasi yang disampaikan media maupun Korem benar-benar merupakan informasi yang telah diperiksa kebenarannya dan diperbarui sesuai kondisi terkini.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan kekacauan dan kegaduhan, baik di media sosial maupun di tengah masyarakat.

Selain memperkuat komunikasi, Korem 102/Panju Panjung juga membuka peluang kolaborasi dengan insan pers dalam peningkatan kapasitas personel penerangan.

Albert mengatakan, personel Penrem maupun Pendim di jajaran Korem 102/Panju Panjung dapat saling bertukar pengetahuan dengan wartawan, khususnya dalam bidang penulisan, penyusunan redaksi hingga produksi dan penyuntingan video.

"Ke depan kita bekerja sama, saling mengisi. Contohnya mungkin masalah tulisan strategis atau pembuatan redaksi, pembuatan video editing," ujarnya.

Menurutnya, insan pers memiliki spesialisasi dan pengalaman yang dapat dibagikan kepada personel penerangan TNI. Kolaborasi tersebut nantinya dapat dikemas dalam bentuk pelatihan atau penataran bersama.

Ia menyebut PWI juga memiliki program penataran sehingga kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dapat disinergikan.

"Yang mana di PWI juga ada program penataran. Kita gayung bersambut, kita juga mengadakan program penataran, disatukan jadi satu kegiatan," katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kotawaringin Timur (Kotim) Siti Fauziah menyambut baik silaturahmi dan rencana kolaborasi antara Korem 102/Panju Panjung dengan insan pers.

Ia mengatakan, jurnalis memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memilah informasi di tengah derasnya arus berita di media sosial.

"Kita di PWI sebagai insan pers menyambut baik apa yang disampaikan bahwa kita harus membantu pemerintah juga untuk meluruskan segala macam berita-berita yang banyak sekali lalu lintasnya di media sosial, ada yang benar, ada yang mungkin juga tidak benar," ujar Siti Fauziah. 

Menurutnya, tugas jurnalis adalah menyampaikan informasi yang benar dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas wartawan menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pemberitaan.

Dirinya menyambut positif rencana Korem 102/Panju Panjung berkolaborasi dengan PWI menggelar pelatihan jurnalistik, termasuk materi penulisan dan penyuntingan video. Ia mengatakan PWI Kotim siap terlibat sebagai narasumber maupun peserta dalam kegiatan tersebut.

"Kita dari PWI siap menjadi narasumber, termasuk juga menjadi peserta karena belum semuanya sudah ahli. Ada yang sudah profesional dan senior, ada juga yang masih baru memulai," katanya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut akan menjadi ruang bagi insan pers dan personel penerangan TNI untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. (DEWI PATMALASARI/y)