BORNEONEWS, Tamiang Layang - Wakil Ketua I DPRD Barito Timur, Arianto S Muller mendapat kabar jika uang palsu yang beredar di masyarakat paling banyak pecahan Rp100 ribu. Karena itu dia meminta seluruh pihak untuk menekan peredarannya.
"Masyarakat harus mengenali mana uang palsu dan mana uang yang asli," ucap Arianto kepada Borneonews.co.id, Rabu, (11/1/2017) malam. Setuhu Arianto untuk membedakan uang asli dan palsu sangat mudah. Kondisi cetakan uang palsu lebih licin, sedangkan uang alsi agak kasar, karena ada tanda pada kertasnya.
"Cara mengenali uang dengan cara diraba dan diterawang. Biasanya uang asli bila diraba terasa kasar," tuturnya. (AMAR ISWANI/B-6)
"Masyarakat harus mengenali mana uang palsu dan mana uang yang asli," ucap Arianto kepada Borneonews.co.id, Rabu, (11/1/2017) malam. Setuhu Arianto untuk membedakan uang asli dan palsu sangat mudah. Kondisi cetakan uang palsu lebih licin, sedangkan uang alsi agak kasar, karena ada tanda pada kertasnya.
"Cara mengenali uang dengan cara diraba dan diterawang. Biasanya uang asli bila diraba terasa kasar," tuturnya. (AMAR ISWANI/B-6)








