KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan, khususnya cetak sawah dan percepatan tanam padi di sejumlah wilayah.

Kepala DKPP Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, mengatakan dari total potensi target cetak sawah yang ditetapkan Kementerian Pertanian di Kabupaten Seruyan mencapai 6.443 hektare. Hingga saat ini, lahan yang berhasil dicetak telah mencapai sekitar 1.700 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 458 hektare lahan telah siap dan memasuki proses tanam. Lahan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan Hilir Timur, Danau Seluluk, Batu Ampar, Hanau, serta wilayah utara.

Untuk mempercepat proses tanam, DKPP Seruyan bersama pihak terkait juga telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian.

Hasil koordinasi tersebut memberikan tambahan dukungan bagi Kabupaten Seruyan berupa alokasi program percepatan olah tanah seluas 600 hektare.

“Program olah tanah ini dijalankan melalui kerja sama antara Kelompok Tani (Poktan) dan Balai Penyuluhan (BP) dengan dukungan anggaran langsung dari Kementerian Pertanian,” jelas Sri Susanti, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi juga dilakukan bersama Brigade Pangan untuk mengantisipasi apabila terdapat kelompok tani yang belum siap melakukan penanaman secara mandiri.

Dengan dukungan tersebut, proses pengolahan lahan hingga penanaman diharapkan dapat berjalan lebih cepat.

Selain program cetak sawah, Kabupaten Seruyan juga menjadi salah satu daerah penerima alokasi program PMAAS (Pertanian Modern Agricultural Advance System) dari Kementerian Pertanian. Untuk Seruyan, program tersebut menargetkan pengelolaan lahan pertanian modern sekitar 900 hektare.

“Lewat sinergi antara Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian, Kodim 1015/Sampit, penyuluh, dan kelompok tani, Kabupaten Seruyan optimistis dapat memaksimalkan potensi lahan yang ada demi mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (FAHRUL/j)