JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengatakan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum International Baccalaureate (IB) untuk mempersiapkan siswa Indonesia melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik di dunia.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

"Apa yang membedakan karena SMA ini menggunakan kurikulum internasional, IB, yang sesuai dengan standar tertinggi, sama dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia dan kita siapkan mereka untuk masuk ke universitas-universitas yang terbaik di dunia," kata Prabowo.

Menurutnya, SMA Garuda ditujukan bagi anak-anak Indonesia yang memiliki bakat dan kemampuan akademik istimewa.

Pemerintah disebut telah menyelesaikan pembangunan empat SMA Garuda yang tersebar di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; Bulungan, Kalimantan Utara; serta Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Selain pembangunan sekolah baru, pemerintah juga mengembangkan SMA Garuda Transformasi.

Prabowo menyebut jumlah SMA Garuda Transformasi kini mencapai 42 sekolah yang tersebar di 15 provinsi. Sebanyak 12 sekolah dikembangkan pada 2025 dan ditambah 30 sekolah pada 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memberikan dukungan pendidikan sesuai potensi dan kebutuhan siswa.

"Adil itu tidak berarti negara beri semua orang perlakuan yang sama. Adil adalah ketika negara beri dukungan yang sesuai dengan kebutuhan," ujar Prabowo.

Pemerintah juga memperluas kesempatan siswa Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri melalui Beasiswa Garuda.

Prabowo mengatakan jumlah mahasiswa jenjang S1 yang dikirim ke berbagai kampus terbaik dunia melalui program tersebut mencapai 416 orang pada 2025 dan meningkat menjadi 515 orang pada 2026.

Selain mendorong siswa melanjutkan pendidikan ke luar negeri, pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi di dalam negeri.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut tujuh perguruan tinggi negeri Indonesia pada tahun ini telah masuk jajaran 500 kampus terbaik dunia.

Universitas Indonesia disebut berada di peringkat 191. Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung dan Universitas Airlangga berada di kelompok 300 besar.

Sementara Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember disebut masuk kelompok 500 besar dunia.

"Tentunya ini harus lebih baik lagi di tahun-tahun yang akan datang," kata Prabowo.

ANTARA