TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Barito Timur terus mendorong masyarakat menggunakan pembayaran non-tunai untuk memenuhi kewajiban pajak dan retribusi daerah. Edukasi sekaligus pelayanan pembayaran digital tersebut digencarkan melalui Bartim Expo 2026.

Kepala Bapenda Kabupaten Barito Timur, Suma Wara Maharati, mengatakan masyarakat yang mengunjungi stan Bapenda selama Bartim Expo 2026 dapat memperoleh informasi mengenai berbagai kanal pembayaran elektronik sekaligus melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Selama pelaksanaan Bartim Expo 2026, masyarakat kami berikan kesempatan untuk melakukan pembayaran PBB-P2 secara digital langsung di stand Bapenda,” ujar Suma, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurutnya, peralihan dari transaksi tunai ke pembayaran digital diharapkan dapat meningkatkan kemudahan sekaligus kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Sistem elektronik juga dinilai dapat memperkuat tata kelola penerimaan daerah karena transaksi tercatat secara lebih tertib dan transparan.

Untuk menarik minat wajib pajak, Bapenda memberikan apresiasi kepada masyarakat yang melakukan pembayaran PBB-P2 secara digital dengan nilai minimal Rp50 ribu. Wajib pajak berkesempatan mendapatkan hadiah hiburan berupa minyak goreng, gula pasir serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Dorongan serupa diberikan kepada wajib retribusi daerah. Masyarakat yang melakukan pembayaran tagihan rumah dinas secara non-tunai melalui stan Bapenda juga memperoleh apresiasi sebagai bagian dari kampanye penggunaan transaksi elektronik.

“Pemberian apresiasi ini kami harapkan dapat meningkatkan minat wajib retribusi untuk mulai beralih dari pembayaran tunai menuju pembayaran non-tunai. Selain memberikan kemudahan, transaksi elektronik juga mendukung upaya kita dalam mewujudkan pengelolaan penerimaan daerah yang lebih efektif, transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Bapenda Barito Timur saat ini menyediakan sejumlah alternatif kanal pembayaran elektronik melalui perbankan. Bank Mandiri menyediakan Livin’ by Mandiri, QRIS Statis, QRIS Dinamis, EDC, Virtual Account dan ATM. Sementara Bank Kalteng menyediakan Betang Mobile, QRIS Statis, ATM dan Virtual Account.

Adapun melalui Bank BRI, masyarakat dapat melakukan pembayaran menggunakan BRImo, BRILink, ATM, Virtual Account dan EDC. Beragam pilihan tersebut diharapkan membuat pembayaran pajak dan retribusi tidak lagi bergantung pada transaksi secara langsung di kantor pelayanan.

Suma menegaskan, penguatan pembayaran digital merupakan bagian dari dukungan Bapenda terhadap implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Barito Timur.

Bapenda juga berencana memperluas pilihan kanal pembayaran dengan menjajaki berbagai layanan elektronik lainnya yang belum tersedia atau belum terdaftar di Kabupaten Barito Timur.

“Dengan semakin beragamnya pilihan pembayaran, diharapkan masyarakat dapat melakukan transaksi dengan lebih mudah, cepat dan fleksibel,” ujarnya.

Melalui digitalisasi tersebut, Bapenda Barito Timur berharap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi semakin meningkat. Pada saat yang sama, pemerintah daerah dapat membangun sistem penerimaan yang lebih modern, efektif dan akuntabel. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)