JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Kabar duka datang dari dunia balap sepeda. Pesepeda muda asal Inggris, Finlay Tarling, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan serius saat mengikuti ajang Volta a Portugal, Jumat, 14 Agustus 2026 waktu setempat.

Federasi Balap Sepeda Portugal atau Portuguese Cycling Federation dalam keterangan resminya menyebut Tarling, yang memperkuat NSN Development Team, mengalami kecelakaan sebelum memasuki etape kedelapan balapan di wilayah antara Melgaco dan Fafe, Portugal.

Pihak penyelenggara bersama federasi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, rekan satu tim dan seluruh pihak yang dekat dengan pesepeda berusia 19 tahun tersebut.

“Dengan duka yang mendalam, penyelenggara Volta a Portugal dan Portuguese Cycling Federation menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Finlay Tarling, rekan satu timnya, tim pengembangan NSN, serta semua teman dan orang yang dicintainya,” demikian pernyataan Portuguese Cycling Federation.

Menyusul insiden tersebut, penyelenggara memutuskan menetralkan jalannya balapan.

Upacara podium yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Kota Fafe juga dibatalkan sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Tarling.

“Pihak penyelenggara akan memberikan informasi tambahan apa pun sesegera mungkin setelah kondisi memungkinkan,” tulis federasi.

Finlay Tarling merupakan adik dari pesepeda profesional Inggris, Joshua Tarling.

Pada musim 2025, Finlay bergabung dengan Israel-Premier Tech Academy. Ia kemudian tetap bersama tim tersebut setelah berganti nama menjadi NSN Cycling Team.

Karier Tarling tengah menunjukkan perkembangan sebelum insiden tersebut. Pada 2026, ia sempat finis di posisi kedua pada etape keenam Tour du Rwanda.

Kepergian Finlay Tarling pada usia 19 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar balap sepeda, khususnya tim dan para peserta Volta a Portugal.

ANTARA