PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mahasiswa baru Universitas Palangka Raya (UPR) mendapat pembekalan mengenai pasar modal dan berbagai instrumen investasi dalam rangkaian Road to Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Tengah untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai investasi yang legal dan memiliki risiko yang dapat dikelola.

Edukasi pasar modal disampaikan Deputi Kepala BEI Kalimantan Tengah, Randy Perdana.

"Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai instrumen investasi serta hal-hal mendasar yang perlu dipahami sebelum mengambil keputusan investasi," kata Randy dalam rilis kepada Borneonews pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Selain materi pasar modal, perwakilan perusahaan sekuritas turut memperkenalkan aplikasi online trading kepada mahasiswa. Pengenalan tersebut disertai pemahaman mengenai dasar-dasar analisis saham sebagai bekal bagi mahasiswa yang tertarik mulai berinvestasi di pasar modal.

Sesi edukasi berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif berdiskusi mengenai strategi investasi bagi pemula, pengelolaan risiko, hingga cara mengenali penawaran investasi ilegal.

Pembahasan mengenai risiko menjadi salah satu bagian penting dalam edukasi tersebut. Calon investor tidak hanya didorong untuk melihat potensi keuntungan, tetapi juga memahami bahwa setiap instrumen investasi memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda.

Melalui rangkaian Road to SEPMT 2026, OJK dan BEI Kalteng juga membuka akses bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh investasi melalui instrumen yang legal dan berada dalam pengawasan regulator.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas basis investor di Kalimantan Tengah. Di sisi lain, peningkatan jumlah investor juga diharapkan diiringi pemahaman yang memadai sehingga generasi muda tidak sekadar menjadi investor baru, tetapi mampu mengelola keuangan dan mengambil keputusan investasi secara bijak.

Edukasi pasar modal di lingkungan perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang cakap keuangan. Dengan pemahaman yang lebih baik, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan sekaligus berkontribusi terhadap penguatan perekonomian daerah. (TESTI PRISCILLA/j)