PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Festival Olahraga Disabilitas Kabupaten Pulang Pisau 2026 menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri serta menunjukkan kemampuan melalui bidang olahraga.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i di GOR Pandehen Bereng, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Festival ini diinisiasi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Pulang Pisau bekerja sama dengan Sekolah Khusus (SKh) dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau.

Ahmad Rifa’i menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan selalu berupaya mendukung berbagai kegiatan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, termasuk bagi para penyandang disabilitas,” kata Ahmad Rifa’i.

Menurutnya, olahraga bagi penyandang disabilitas tidak hanya menjadi sarana untuk mengejar prestasi, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kesetaraan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat untuk berkembang.

Festival Olahraga Disabilitas Kabupaten Pulang Pisau 2026 mengusung tema “Kekuatan dalam Keterbatasan, Bangkit dan Berjaya Demi Pulang Pisau Jaya”.

Bupati berharap semangat dalam tema tersebut dapat mendorong penyandang disabilitas untuk semakin percaya diri dan aktif mengambil peran, baik di bidang olahraga maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap keterbukaan kesempatan dalam setiap sendi kehidupan bermasyarakat di Pulang Pisau dapat berjalan dengan adil dan merata,” ujarnya.

Ahmad Rifa’i juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, organisasi penyandang disabilitas dan sekolah khusus agar terus diperkuat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghadirkan lebih banyak program yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas dalam mengembangkan kemampuan.

Melalui kegiatan olahraga, peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan, membangun kebersamaan hingga meraih prestasi.

Pemkab Pulang Pisau berharap Festival Olahraga Disabilitas tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, namun dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun daerah yang semakin inklusif.

Dukungan terhadap penyandang disabilitas juga diharapkan terus diperluas sehingga setiap masyarakat memperoleh kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dan berprestasi. (RETHA/J)