BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) menggelar Festival Olahraga Disabilitas Tahun 2026 di GOR Pandehen Bereng, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 45 peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan umum. Para peserta berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pulang Pisau dan mengikuti berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Kepala Disbudporapar Pulang Pisau, Andriani mengatakan, festival tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk berolahraga, tetapi juga menjadi momentum penjaringan atlet potensial untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penjaringan atlet kita untuk tingkat provinsi,” kata Andriani.
Ia menyampaikan, terdapat sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dalam festival tersebut, di antaranya boccia, atletik, bulu tangkis dan sepak bola.
Menurutnya, pelaksanaan festival ini menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dan ruang bagi anak-anak penyandang disabilitas agar dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Andriani mengapresiasi dukungan Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting dalam mendorong pengembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Pulang Pisau.
“Kami bersyukur kegiatan ini bisa terlaksana. Terima kasih juga kepada Bupati atas perhatian yang luar biasa kepada anak-anak disabilitas dengan segala kelebihannya,” ujar Andriani.
Ia berharap festival tersebut dapat melahirkan bibit-bibit atlet disabilitas yang mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu membawa nama Pulang Pisau pada ajang tingkat provinsi hingga nasional.
“Bagaimana kita memotivasi, mudah-mudahan dari kegiatan ini muncul bibit-bibit untuk level provinsi maupun tingkat nasional,” tuturnya. (RETHA/y)









