LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid mengatakan, pelaksanaan TMMD Imbangan ke-129 memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui pembangunan akses jalan dan sejumlah fasilitas dasar di wilayah sasaran.

Menurutnya, pembangunan yang telah dilakukan selama program TMMD tidak boleh berhenti pada selesainya pekerjaan, tetapi harus dipastikan dapat dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan oleh masyarakat bersama pemerintah daerah.

“Yang sudah dibangun melalui TMMD ini harus kita jaga dan manfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai setelah selesai kemudian tidak dirawat, karena tujuan utamanya adalah memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Abdul Hamid.

Ia menilai kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan berbagai sasaran TMMD. Semangat gotong royong tersebut dinilai penting untuk terus dipertahankan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Lamandau.

Abdul Hamid juga menyebut pembangunan akses jalan menjadi salah satu hasil yang strategis karena dapat membantu memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka peluang pengembangan potensi ekonomi di wilayah pedesaan.

“Dengan adanya akses yang lebih baik, kita berharap mobilitas masyarakat semakin lancar dan kegiatan ekonomi juga ikut berkembang. Ini yang harus kita dorong bersama,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Lamandau akan terus mendorong sinergi dengan TNI dalam mendukung pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan akses dan fasilitas dasar.

“Sinergi seperti ini harus terus kita lanjutkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi dengan TNI, Polri dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pembangunan di daerah,” tuturnya. (NATALIA KRISTIN/y)