KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Feri penyeberangan di Desa Manusup, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, sempat terendam air pada Jumat siang, 14 Agustus 2026. Sejumlah sepeda motor dan penumpang yang berada di atas feri kemudian dipindahkan untuk menghindari kondisi yang lebih berisiko.

Kapolsek Mantangai Ipda Jonika membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian baru menerima informasi mengenai peristiwa itu pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

“Benar, kemarin informasinya. Cuma tidak sempat tenggelam ferinya, separuh saja, oleh surut airnya,” ujar Ipda Jonika saat dikonfirmasi.

Berdasarkan informasi yang diterima, feri yang mengalami kejadian tersebut merupakan milik seseorang bernama Peye. Feri tersebut diduga mengalami masalah pada bagian lambung sehingga air masuk dan menyebabkan sebagian badan feri terendam.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, sepeda motor dan penumpang yang berada di atas feri kemudian dipindahkan ke feri milik Simpei. Evakuasi dilakukan sebagai langkah pengamanan hingga kondisi penyeberangan kembali memungkinkan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kondisi feri juga tidak sampai tenggelam seluruhnya karena air kemudian surut. Hingga Sabtu, pihak kepolisian memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban. (SABRIANOOR)