BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bartim Expo 2026 resmi ditutup Bupati Barito Timur M Yamin, dengan didampingi Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Selama sepekan pelaksanaan sejak 8 Agustus 2026, kegiatan tersebut mencatat perputaran uang yang diperkirakan mencapai Rp1,75 miliar.
Angka tersebut disampaikan Ketua Panitia Bartim Expo 2026 Misnohartaku dalam laporan penutupan kegiatan. Ia menyebut expo tidak hanya menjadi ruang pameran tetapi juga mempertemukan pelaku UMKM, pemerintah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Bartim Expo 2026 menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku UMKM, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, sehingga tercipta kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Misnohartaku dalam laporan penutupan.
Menurutnya kegiatan yang berlangsung selama delapan hari tersebut diikuti 25 organisasi perangkat daerah, dua instansi vertikal, tiga perbankan, 66 UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Barito Timur serta 100 pelaku usaha atau UMKM komersial. Bartim Expo juga menghadirkan sejumlah permainan hiburan bagi masyarakat.
“Omzet atau perputaran uang di Bartim Expo 2026 ini berkisar Rp1,750 miliar,” ujar Misnohartaku. Kegiatan tersebut diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Barito Timur bekerja sama dengan event organizer Yandra Group Production.
Sementara itu, Bupati Barito Timur mengatakan berakhirnya Bartim Expo tidak boleh menjadi akhir dari semangat masyarakat untuk berkarya dan mengembangkan usaha. Ia mendorong pelaku UMKM menjadikan expo sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas produk dan memperluas pemasaran.
“Saya berharap, setelah expo ini berakhir, semangat untuk berkarya dan berusaha tidak ikut berakhir,” kata Yamin.
Ia juga meminta pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas produk, kemasan, pelayanan dan pemasaran agar produk lokal Barito Timur semakin dikenal di Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional.
Yamin menekankan pembangunan ekonomi daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat mempertahankan semangat Huma Betang yang mencakup kebersamaan, toleransi, gotong royong dan persatuan.
“Jangan berhenti berinovasi,” tegas Yamin kepada para pelaku UMKM dan peserta expo. Menurutnya, pengalaman selama Bartim Expo dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat kekuatan dan kekurangan sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk daerah.
Dalam sambutannya, Yamin juga mengaitkan penutupan Bartim Expo dengan momentum Hari Jadi ke-24 Barito Timur. Ia mengajak seluruh pihak terus bekerja bersama membangun daerah dengan semangat “Bersatu, Berinovasi dan Bergerak Maju” agar Barito Timur semakin sejahtera, mandiri dan berdaya saing.
Setelah menyampaikan sambutan dan pantun penutup, Yamin secara resmi menyatakan Bartim Expo 2026 berakhir.
“Pada hari ini Bartim Expo 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” kata Yamin.
Penutupan Bartim Expo 2026 sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur. Dengan perputaran uang sekitar Rp1,75 miliar, expo tahun ini menunjukkan peran kegiatan pameran sebagai salah satu ruang interaksi ekonomi bagi UMKM, pelaku usaha dan masyarakat. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









