PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, diwarnai sosok yang menarik perhatian. Di tengah kepulan asap dan aktivitas petugas serta relawan yang berjibaku menahan api, terlihat seorang remaja mengenakan kostum lengkap Superman ikut aktif membantu di lokasi.

Remaja tersebut bernama Rudiyansah, berusia 16 tahun merupakan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Petuk Ketimpun 

Kehadirannya dengan pakaian yang mencolok itu sempat menjadi pusat perhatian di antara kerumunan. Ketika ditanya alasannya, Rudiyansah menjawab dengan santai bahwa ia tidak memiliki maksud khusus. Kostum itu dulunya digunakan saat mengikuti sebuah acara lari.

“Cuma iseng aja,” ujarnya polos, Minggu, 16 Agustus 2026.

Meski pakaiannya dikenakan tanpa persiapan khusus, niat dan tindakannya sungguh-sungguh. Rudiyansah terlibat langsung membantu proses pemadaman bersama tim di lapangan.

Ia bahkan berencana kembali turun ke lokasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan lagi di Kelurahan Petuk Ketimpun.

Kisah sederhana ini menjadi gambaran menyentuh bahwa penanganan karhutla bukan hanya tugas petugas negara.

Kepedulian warga biasa ermasuk generasi muda menjadi kekuatan nyata yang ikut berjuang melindungi lingkungan tempat mereka tinggal. Kehadiran

“Superman dari Petuk Katimpun” menunjukkan setiap orang bisa berperan, dalam bentuk apa pun, demi kebaikan bersama.

Namun, keterlibatan warga tetap harus memperhatikan keselamatan. Kondisi lahan gambut yang terbakar dapat berubah sewaktu-waktu, dengan bara tersembunyi dan asap yang pekat.

Oleh karena itu, relawan maupun warga yang ingin membantu diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan agar terhindar dari bahaya yang tidak terduga.

Semangat Rudiyansah sederhana, tulus, tanpa banyak bicara menjadi pengingat bahwa pahlawan tidak harus mengenakan kostum. (PATHUR/H)