PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Huma Betang Night (HBN) menjadi salah satu ruang kebersamaan masyarakat sekaligus momentum memperkuat persatuan dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kodam XXII/Tambun Bungai di Bundaran Besar Palangka Raya.

HBN digelar untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai.

Kegiatan dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, Pangdam XXII Tambun Bungai Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan serta unsur Forkopimda dan masyarakat.

Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi pelaksanaan HBN yang mengangkat nilai Huma Betang sebagai simbol kebersamaan.

“Huma Betang itu adalah simbol kita bersama, yaitu untuk menjaga warisan leluhur kita dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Agustiar Sabran, seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Menurut Agustiar, kearifan lokal mulai menghadapi tantangan akibat perkembangan global dan digitalisasi. Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga warisan leluhur tersebut agar tetap dipertahankan.

Rangkaian HBN dimeriahkan tari tradisional, fashion show Dekranasda Provinsi Kalteng, modern dance, Rapper Dayak Pride, Gebyar Merah Putih prajurit Kodam XXII Tambun Bungai, penampilan musisi lokal hingga ADA Band.

Sekda Provinsi Kalteng Lina Victoria Aden menyebut HBN juga menjadi wadah memperkuat nasionalisme, pelestarian kearifan lokal dan ruang publik positif.

“Semoga kebersamaan kita melalui HBN ini semakin menggelorakan semangat nasionalisme dan mempererat tali persaudaraan di Bumi Tambun Bungai, Tanah Berkah,” kata Lina Victoria Aden. (HERMAWAN DP/R)